OSO Tolak Politik “Anak Emas”, Hanura Usung Konsep Indonesia-Sentris untuk Kesejahteraan Daerah

MANADO, karabas.my.id – Ketua Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) titip pesan tegas ke seluruh kader. Intinya: tolak politik “anak emas” dan usung konsep Indonesia-sentris.

Pesan itu disampaikan Benny Rhamdani saat melantik Dewan Pimpinan Daerah DPD Partai Hati Nurani Rakyat Hanura Provinsi Sulawesi Utara. Pelantikan resmi memulai babak baru kepengurusan.

Ketua Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang OSO yang diwakili Sekjen DPP Benny Rhamdani secara resmi melantik pengurus DPD Partai Hanura Sulut periode 2026-2031 di M Icon Manado, Kamis 18/6/2026.

Dalam prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat dan penuh rona nasionalisme, Apriano Ade Saerang resmi dikukuhkan sebagai Ketua DPD Partai Hanura Sulawesi Utara yang baru.

*Komitmen Kikis Ketimpangan
Dalam amanatnya, OSO menegaskan Hanura berkomitmen mengikis ketimpangan antara Barat dan Timur Indonesia. Partai tidak boleh terjebak pada wacana Jawa vs luar Jawa.

“Tidak ada Indonesia maju jika daerah tidak maju. Tidak ada Indonesia yang sejahtera jika daerah tidak sejahtera!” seru Benny.

*Masa Depan di Daerah
OSO menekankan masa depan Indonesia tidak ditentukan Jakarta. Tapi ditentukan dari Sulut, Kalimantan, Maluku, Papua, NTT, NTB, Bali, dan seluruh Nusantara.

“Kita tidak ingin ada perlakuan pada satu wilayah seperti negara memperlakukan kepada ‘anak emas’, tapi di sisi lain ada wilayah yang ditinggalkan sendiri dalam kesulitannya, padahal dia pemilik sumber daya terbesar. Masa depan Indonesia tidak ditentukan oleh Jakarta, tapi ditentukan di Sulawesi Utara, di Kalimantan, di Maluku, di Papua, NTT, NTB, Bali, dan seluruh Nusantara melalui konsep Indonesia-sentris,” tuturnya.

*Instruksi ke Kader
Menutup pidatonya, OSO beri instruksi keras ke pengurus DPD dan DPC dari 15 kabupaten/kota yang baru dilantik. Jabatan partai jangan jadi ajang kesombongan, tapi amunisi perjuangan.

“Turunlah ke bawah, datangi gubuk-gubuk orang-orang miskin, karena Tuhan ada di sana. Dengarkan suara rakyat, cium wangi keringat mereka, hiduplah bersama mereka, jadilah badan, roh, dan jiwa orang-orang kecil,” cetusnya.

Bagi Hanura, pemilu dan kekuasaan bukan tujuan akhir. Itu cuma alat untuk menyejahterakan rakyat. OSO juga ajak parpol sahabat utamakan kolaborasi kebangsaan demi keutuhan NKRI. (*/RoKa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *