MANADO, karabas.my.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bersama Tim Penggerak PKK Provinsi Sulut memperingati Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 Tahun 2026. Acara digelar di Graha Gubernuran Bumi Beringin, Sabtu 13 Juni 2026.
Peringatan mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045”. Tema ini jadi penegas peran PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun keluarga dan memberdayakan masyarakat.
Komitmen Kuatkan 10 Program Pokok PKK
Ketua TP-PKK Sulawesi Utara Ny. Anik Yulius Selvanus membacakan sambutan Ketua Umum TP-PKK Ny. Tri Tito Karnavian. Dalam sambutan itu ditegaskan HKG PKK bukan sekadar seremoni.
“HKG PKK bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum memperkuat komitmen kader dalam mengimplementasikan 10 Program Pokok PKK guna mendukung pembangunan berbasis keluarga menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Ny. Anik.
Gubernur Minta Kader PKK Adaptif di Era Digital
Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Tahlis Gallang membacakan sambutan Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn Yulius Selvanus, S.E. Gubernur mengajak seluruh kader PKK meningkatkan kapasitas diri dan beradaptasi dengan teknologi informasi.
“Kader PKK juga didorong memperkuat kemitraan dengan pemerintah, dunia usaha, dan kalangan akademisi. Tujuannya menghadirkan inovasi program yang menjawab kebutuhan masyarakat,” demikian kutipan sambutan Gubernur.
Gubernur juga menekankan 3 peran penting kader PKK:
1. *Pelopor keharmonisan sosial*
2. *Penjaga kelestarian lingkungan*
3. *Penggerak ekonomi keluarga* lewat pemanfaatan pekarangan pangan dan pengembangan UMKM
Fokus Atasi Stunting & Ketahanan Pangan
Ny. Anik Yulius Selvanus mengajak seluruh kader PKK Sulut terus hadir dan bekerja nyata di tengah masyarakat. Fokus utama: penanganan stunting, penguatan ekonomi keluarga, dan ketahanan pangan.
“Keluarga merupakan fondasi utama pembangunan bangsa. Penguatan keluarga jadi kunci mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tegas Ny. Anik.
Pemprov Sulut dan TP-PKK Sulut berharap peringatan HKG ke-54 ini melahirkan kader yang semakin solid, adaptif, dan jadi agen perubahan untuk kesejahteraan keluarga di Bumi Nyiur Melambai. (*/RoKa)
